Dengan Fokus pada 5 Hal Ini, Membuat Motivation Letter akan Lebih Mudah

Ketika hendak mendaftarkan diri ke universitas atau mengajukan beasiswamotivation letter biasanya diminta sebagai salah satu syaratnya. Kalian mungkin akan kesulitan untuk mencari contoh motivation letter untuk beasiswa kalau belum pernah menulis surat motivasi. Untuk memudahkan penulisan dan meningkatkan peluang diterima, ikuti cara membuatnya berikut ini:

  1. Pusatkan pada aspek terbaik

Panjang surat motivasi biasanya tidak lebih dari satu atau dua halaman. Salah satu cara agar kalian tidak menulisnya terlalu panjang adalah fokus terhadap satu aspek saja. Misalnya dengan menceritakan kisah terbaik dalam hidup kalian yang berhubungan dengan beasiswa atau jurusan yang diidamkan. Dengan begitu surat kalian akan punya ciri khas dan mengesankan.

  1. ‘Menghidupkan’ isi motivation letter

Walau bersifat formal, surat motivasi tetap harus diberikan ‘nyawa’. Berkaitan dengan poin sebelumnya, cerita-cerita personal merupakan kunci sukses yang sepatutnya kalian manfaatkan untuk menghidupkan isi surat tersebut. Di sisi lain, pastikan kisah tadi tidak meluber sampai kalian lupa mencantumkan poin-poin lain seperti kelebihan dan kesimpulan.

  1. Perlihatkan alih-alih bercerita saja

Poin selanjutnya yang memudahkan kalian membuat motivation letter mengesankan adalah hindari pemakaian frasa atau kalimat yang mengarah ke opini. Alih-alih mengatakan keinginan kalian bertemu orang dan pengalaman baru, tunjukkan hal-hal yang lebih spesifik. Pastikan juga surat yang kalian tulis sudah menjawab semua pertanyaan yang diajukan pihak kampus.

  1. Maksimalkan kapasitas jumlah kata

Sesuai dengan yang telah disinggung, surat motivasi mempunyai kapasitas jumlah kata terbatas. Kalian harus memanfaatkannya semaksimal mungkin batas jumlah kata yang diberikan pihak universitas. Buat dulu kerangkanya, lalu tulis draf yang nantinya dapat kalian sunting. Jangan lupa gunakan diksi formal dan tata bahasa yang sesuai.

  1. Meninjau/proofread surat motivasi

Proofreading adalah langkah terakhir setelah menyunting surat yang tak boleh kalian lewatkan. Sebaik apa pun kemampuan dan kepercayaan diri kalian, peninjauan ulang perlu dilakukan untuk menemukan kesalahan yang mungkin tak disadari telah kalian buat saat menulis. Misalnya salah tik atau istilah yang salah dieja.

Selamat menulis motivation letter!